Budidaya cacing tanah jenis Lumbricus rubellus adalah pilihan cerdas, baik untuk pakan ternak, bahan kosmetik, maupun produksi pupuk organik (kascing). Cacing ini relatif mudah dipelihara karena tidak banyak tingkah dan cepat berkembang biak.
Berikut adalah panduan praktis untuk memulai budidaya:
1. Persiapan Wadah (Media Hidup)
Langkah awal adalah membuat "rumah" yang nyaman. Cacing menyukai tempat yang lembap, gelap, dan sejuk.
Jenis Wadah: Bisa menggunakan kotak kayu, plastik (container), atau kolam semen.
Media Isi: Campurkan tanah humus, gergaji kayu (yang sudah lama), dan kotoran hewan (sapi/kerbau) yang sudah matang/fermentasi dengan perbandingan 1:1.
Ketebalan: Isi wadah dengan media setinggi 15–20 cm.
2. Pemilihan dan Penebaran Bibit
Untuk hasil maksimal, gunakan bibit yang sehat dan aktif.
Penebaran: Taburkan bibit cacing secara merata di atas media. Jangan langsung diaduk; biarkan cacing masuk ke dalam tanah dengan sendirinya.
Kepadatan: Idealnya, gunakan sekitar 500g – 1kg bibit untuk media berukuran 1 m2.
Adaptasi: Jika dalam 3 jam cacing tetap di permukaan atau mencoba keluar, berarti media terlalu asam atau panas. Segera ganti atau siram air untuk mendinginkan.
3. Pemberian Pakan
Lumbricus tidak pilih-pilih makanan, tapi mereka sangat suka bahan organik yang sudah lunak.
Jenis Pakan: Ampas tahu, sayuran busuk, kotoran ternak, atau bubur limbah rumah tangga.
Cara Memberi Makan: Pakan sebaiknya dijadikan bubur (dihaluskan) lalu diletakkan di atas media. Tutup pakan dengan kain hitam atau karung goni agar tetap lembap.
Porsi: Berikan pakan seberat bobot cacing (misal: 1kg cacing diberi 1kg pakan per hari/dua hari sekali).
4. Perawatan dan Pemeliharaan
Cacing adalah makhluk yang sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembapan.
| Faktor | Kondisi Ideal |
| Kelembapan | 60% – 80% (Media terasa basah tapi tidak menggenang) |
| Suhu | 15°C – 25°C |
| pH Tanah | 6.0 – 7.2 |
Penyiraman: Jika media kering, semprotkan air bersih secara halus.
Penggantian Media: Ganti media setiap 1–2 bulan sekali setelah media berubah menjadi butiran hitam kecil (kascing).
5. Masa Panen
Cacing Lumbricus biasanya bisa mulai dipanen setelah 2–3 bulan masa budidaya.
Cara Panen: Dekatkan lampu neon/senter ke arah media. Cacing akan menjauhi cahaya dan berkumpul di bagian bawah. Anda tinggal mengambil kumpulan cacing tersebut.
Panen Kascing: Sisakan sebagian cacing untuk melanjutkan regenerasi, lalu ambil tanah bekas budidaya (kascing) untuk dijadikan pupuk tanaman super.
Tips Ahli: Pastikan wadah memiliki lubang drainase kecil di bawahnya agar air tidak mengendap, yang bisa menyebabkan cacing mati karena kekurangan oksigen (asam).
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Cara Budidaya Cacing Tanah Lumbricus Rubellus"
Posting Komentar