Pembenah tanah (soil conditioner) dalam metode Bayu Diningrat (BSM) bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah yang rusak akibat penggunaan pupuk kimia berlebih, serta mengaktifkan kembali mikroba alami tanah. Fokus utamanya adalah menciptakan media tanam yang gembur, kaya mineral, dan memiliki kapasitas tukar kation yang tinggi.
Berikut adalah langkah-langkah pembuatan pembenah tanah ala BSM yang bisa Anda terapkan:
1. Bahan Utama (Formula Dasar)
Kunci dari pembenah tanah ini adalah penggabungan material organik dengan mineral alam:
Arang Sekam (Biochar): Berfungsi sebagai "rumah" mikroba dan penyimpan nutrisi.
Kohe (Kotoran Hewan) Matang: Sebaiknya yang sudah difermentasi atau sudah dingin (tidak berbau).
Kapur Dolomit: Untuk menetralkan pH tanah yang asam.
Asam Humat (Humic Acid): Bisa didapat dari ekstrak kompos tua atau produk jadi (berfungsi meningkatkan kesuburan tanah secara instan).
Aktivator BSM: Menggunakan MOL (Mikroorganisme Lokal) atau EM4 yang telah diaktifkan dengan molase/gula merah.
2. Prosedur Pembuatan (Pencampuran & Fermentasi)
Langkah-langkah:
Pencampuran Material Kering:
Campurkan arang sekam, kohe, dan sedikit dolomit dengan perbandingan 2:1:0,1. Aduk hingga benar-benar homogen.
Aplikasi Dekomposer:
Larutkan aktivator (misal: 100 ml EM4 + 100 ml Molase ke dalam 10 liter air). Siramkan larutan ini ke campuran material kering sedikit demi sedikit.
Pengaturan Kelembapan:
Pastikan tingkat kelembapan mencapai sekitar 30-40%. Ciri-cirinya: saat material digenggam, ia menggumpal tetapi tidak mengeluarkan air; saat genggaman dilepas, material mudah hancur kembali.
Inkubasi (Pemeraman):
Tumpuk material di tempat teduh, tutup dengan terpal. Biarkan proses biologis bekerja selama 7 hingga 14 hari. Suhu akan naik di awal proses; jika terlalu panas, lakukan pembalikan.
Hasil Akhir:
Pembenah tanah siap digunakan jika suhu sudah stabil (dingin), tidak berbau menyengat, dan teksturnya remah.
3. Cara Aplikasi di Lahan atau Pot
Metode Bayu Diningrat menekankan pada efisiensi penggunaan bahan di lapangan:
Untuk Lahan Luas: Tebarkan pembenah tanah secara merata di atas bedengan, lalu aduk tipis dengan tanah lapisan atas (top soil) sebelum penanaman.
Untuk Lubang Tanam: Masukkan 1-2 genggam pembenah tanah ke setiap lubang tanam untuk memastikan akar muda langsung mendapat lingkungan yang sehat.
Untuk Tanah Keras/Padat: Buat lubang-lubang kecil (biopori mini) di sekitar perakaran, lalu isi dengan campuran pembenah tanah ini.
Manfaat Utama bagi Tanaman
Aerasi Tanah: Tanah menjadi tidak mudah padat sehingga akar lebih leluasa bernapas.
Ketersediaan Nutrisi: Unsur hara yang tadinya terikat di tanah menjadi lebih mudah diserap oleh tanaman.
Ketahanan Kekeringan: Kandungan arang sekam membantu tanah menyimpan cadangan air lebih lama di musim kemarau.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "SOP Pembuatan Pembenah Tanah ala Bayu Diningrat BSM"
Posting Komentar