Pembuatan fungisida nabati ala Bayu Diningrat (BSM) sangat populer di kalangan petani organik karena efektivitasnya dalam menangani jamur patogen (seperti patek/antraknosa) menggunakan bahan-bahan dapur yang sederhana namun kuat.
Berikut adalah Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatannya:
🌿 Bahan-Bahan Utama
Resin atau kandungan senyawa dalam bahan-bahan ini berfungsi sebagai antiseptik dan antijamur alami.
Lengkuas (Laos): 1 kg (pilih yang sudah tua/merah).
Kunyit: 500 gram.
Jahe: 250 gram.
Kencur: 250 gram (opsional, untuk memperkuat imun tanaman).
Air Kelapa / Air Cucian Beras: 5–10 liter (sebagai media ekstraksi).
Perekat Alami: Lidah buaya atau sabun lerak secukupnya.
🛠Langkah-Langkah Pembuatan
1. Persiapan Bahan
Cuci bersih semua rimpang (lengkuas, kunyit, jahe, kencur). Tidak perlu dikupas kulitnya karena banyak mengandung nutrisi penting.
Hancurkan bahan: Parut atau blender semua rimpang hingga halus agar senyawa aktifnya keluar maksimal.
2. Pencampuran
3. Proses Ekstraksi/Fermentasi
Tutup rapat wadah tersebut untuk proses fermentasi selama 3 sampai 7 hari.
Aduk setiap pagi selama 1 menit untuk membuang gas yang dihasilkan.
Setelah masa fermentasi selesai, saring larutan menggunakan kain halus untuk memisahkan ampas dengan cairan fungisidanya.
🚜 Cara Aplikasi di Lahan
Aplikasi fungisida ini paling efektif dilakukan sebagai langkah pencegahan maupun pengobatan ringan.
| Sasaran | Dosis / Konsentrasi | Waktu Aplikasi |
| Pencegahan | 200 ml larutan per 16 liter air (1 tangki) | Semprot 1x seminggu |
| Pengobatan | 400 - 500 ml larutan per 16 liter air | Semprot 3 hari sekali |
Catatan Penting: Semprotkan pada pagi hari (pukul 06.00 - 09.00) atau sore hari (pukul 16.00 ke atas) untuk menghindari penguapan berlebih dan menjaga agar bakteri baik dalam larutan tidak mati terkena terik matahari langsung.
💡 Tips Tambahan
Tambahkan Bawang Putih: Jika serangan jamur dibarengi dengan adanya hama kutu, tambahkan 250 gram bawang putih ke dalam racikan di atas.
Ampas Jangan Dibuang: Ampas sisa saringan bisa ditaburkan di sekitar pangkal batang tanaman sebagai mulsa organik sekaligus pelindung tanah dari jamur tular tanah (seperti Fusarium).
Kebersihan: Pastikan wadah yang digunakan bersih dari zat kimia sintetis agar tidak merusak senyawa organik dalam fungisida ini.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "SOP Pembuatan Fungisida ala Bayu Diningrat BSM"
Posting Komentar