Berikut adalah panduan lengkap menanam cabai rawit dari tahap penyemaian hingga panen berdasarkan metode yang diambil dari sumber internet. Mohon maaf, cara yang disampaikan disini adalah masih menggunakan pupuk kimia. Akan lebih baik jika bisa menggunakan pupuk organik.
1. Persiapan Lahan (Tahap Awal)
Pengolahan Tanah: Buat bedengan kasar terlebih dahulu dengan cangkulan pertama.
Pupuk Dasar: Taburkan pupuk kimia (Phonska dan TSP) dengan perbandingan 2:3 (2 karung Phonska, 3 karung TSP)
Dolomit: Taburkan kapur dolomit untuk menaikkan pH tanah.
Perapian Bedengan: Rapikan bedengan, lalu taburkan kembali pupuk dasar dan dolomit di atasnya dengan dosis yang sama.
Sterilisasi: Semprotkan cairan EM4 (dosis sekitar 140 ml per tangki 16 liter) ke bedengan sebelum ditutup mulsa.
Jarak Tanam: Gunakan jarak 40 cm untuk satu baris di tengah, atau 75 cm untuk sistem dua baris (sejajar, bukan zig-zag).
2. Tahap Penyemaian
Media Semai: Campuran tanah kebun yang sudah diayak halus dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1.
Penanaman Benih: Masukkan biji sedalam kurang lebih 1 cm, jangan terlalu dalam agar mudah tumbuh. Tutup tipis dengan sekam.
Waktu Tumbuh: Benih biasanya mulai berkecambah pada hari ke-6 dan rata di hari ke-9.
Perawatan Semai: Mulai umur 18 hari, semprotkan fungisida (Antracol) dan insektisida (Curacron) dosis tipis untuk pencegahan. Gunakan pupuk Ultradap sebanyak dua kali selama masa semai.
Pindah Tanam: Dilakukan pada umur 35 hari. Sebelum ditanam, rendam bibit dalam larutan asam amino untuk mengurangi stres tanaman.
3. Perawatan Fase Vegetatif (1 - 30 HST)
4. Perawatan Fase Generatif (Di atas 30 HST)
Pemupukan Kocor (Interval 10-14 hari):
Pupuk Tajuk (Susulan): Setelah umur 65 hari, selingi pengocoran dengan pupuk tajuk (TSP dan Phonska perbandingan 2:1) sebanyak 2 sendok makan per lubang setiap 10 hari.
5. Pengendalian Hama & Penyakit
Keriting Daun: Gunakan bahan aktif Abamektin (Demolish/Abasel) dicampur akarisida (Pegasus/Samite) dan ZPT asam amino.
Ulat: Gunakan Alika atau Prevathon.
Busuk Batang/Daun (Phytophthora): Gunakan fungisida berbahan tembaga seperti Copside 77 atau Nordox, atau bisa juga Bion M/Baktosin.
Layu: Lakukan pencegahan di umur 60 hari dengan mengocorkan fungisida Amistartop atau Skor (20 ml per tangki).
Patek (Antraknosa): Gunakan Nativo atau Amistartop secara rutin. Jika ada buah yang terkena, segera petik dan buang jauh atau kubur agar tidak menular.
6. Masa Panen
Cabai rawit biasanya mulai panen di umur sekitar 100 hari.
Pasca Panen: Agar tanaman tetap berproduksi lama (bisa sampai 1 tahun), kocor kembali dengan Ultradap dan spray ZPT untuk memicu tunas baru.
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "Panduan Lengkap Tanam Cabe Dari Semai Sampai Panen"
Posting Komentar